Indahnya oase keimanan:) Suatu malam di Shinjuku, Tokyo

Jam menunjukan pukul 2 siang kurang 5 menit, kepala terasa berat, mata perih, leher nyeri. Sepertinya ini waktunya istirahat, tidur, lalu bangun dengan kondisi yg segar malamnya nonton bola dan belajar, karna ini malam senin besok harus kuliah.
tapi…
entah mengapa dorongan untuk berangkat jam 3 itu lebih kuat.
masih ada waktu hampir satu jam, Aku telfon temen seperjuanganku utk membangunkan tepat jam 3 kurang 10, karna aku harus tidur dulu untuk memulihkan stamina, ya karna hari ini aku harus berangkat sendiri.

Jam 3 tepat terbangun sblm telfon berdering, cuci muka,
tapi entah kenapa kepala terasa lebih berat dibanding sebelum tidur,
tenggorokan perih dan sakit..mmmm…bakal radang tenggorakan gumamku…

Dengan mantap aku keluar pintu kamar, ‘bismillahi tawakaltu allallah’..
kulangkahkan kakiku menuruni lift, menapaki jalan menuju stasiun kereta kita senju.

Ini pertama kali aku keluar dijepang seorang diri, walau sudah hampir 5 bulan dijepang, dengan kemampuan bahasa yang sedikt, pemahaman rute kereta yang kurang, tapi kuyakin tetap melangkah. ya, karena ini Liqo pertama ku sendiri di Jepang

Udara sore itu hangat, tidak seperti biasanya, tp tenggorokankan kering, lupa membawa air putih, dikereta kubuka bungkus snack dan minuman untuk teman-teman seperjuangan, kesedot air, uuh..seger..nikmat..hilang rasanya perih di tenggorakan, ternyata bukan karena  radang tapi hanya haus..

UPs..sampe juga di Shinjuku, setelah satu kali pindah kereta..dan selalu bertanya ketika akan naik kereta untuk meyakinkan tidak  salah rute kereta..

Ku telfon temanku, kutunggu dipintu keluar..10 menit nunggu, akhirnya dia dateng..akhi fahmi namanya. temanku ini telah 3 th di jepang,.tapi utk keluar dari shinjuku menuju lokasi mesti muter-muter berkali kali, karna memang stasiun besar. keluar stasiun sudah ada satu orang lagi temen yg menunggu, sambil menunggu sang murobi kami menikmati indahnya malam di shinjuku.

Orang lalulalang begitu ramai, pohon2 yg telah gugur daunnya berubah menjadi pohon hiasan lampu biru yang indah, papan-papan  iklan yg besar begitu menggoda, karna memperlihatkan iklan pertandingan final sepakbola antar klub dunia, raksasa sepakbola Manchester United ! dengan seorang pemain terbaik dunia C.Ronaldo !

Sepakbola? ya, olahraga itu begitu mendarah daging didiriku dan keluarga besarku.
bahkan sejak usia 4 th pun,udah sering diajak kakek ku ke senayan utk nonton sepakbola, jangan kan pertandingan kelas dunia, pertandingan antar kampung pun selalu ku tonton jika ada waktu. Jika sedang kumpul dengan keluarga , pembicaraan pasti ga jauh dari sepakbola, tapi malam ini kutinggalkan sementara demi ikrar dihati..dan demi jalan yang sejati.

Di dinding hotel terpampang besar informasi suhu malam itu (jam 5 sore udah sudah malam) 13 derajat !! tapi kenapa tidak terasa dingin, justru angin dan udaranya terasa hangat, bahkan kubuka `te bukuro` ku dan kubuka `kupluk` ku utk merasakan segarnya angin malam itu…….oh kuasa Alloh…………indahnya…..

Sang murobi telfon, meminta kami jalan aja terlebih dahulu, beliau nunggu didepan gang..kami pun jalan…ups.! akhirnya ketemu juga kami saling berpelukan..Cipika cipiki..
mmmm..kurasakan kehangatan malam itu,.kehangatan kekeluargaan,.persaudaraan dan keindahan….

ambil berjalan menuju mushola…kuperhatikan wajah sang murobi..lelah..matanya sembab,..kutangkap rasa lelahnya,..karna ku tahu beliau orang sibuk,.banyak kegiatan,.banyak acara,.banyak pekerjaan,.banyak tugas, tugas sebagai ayah,suami maupun tugas sebagai mahasisiwa S3. tapi tetap istiqomah memimpin ini dengan ikhlas…
bagaimana dengan ku? tingal di Aots ..semua fasilitas wah seperti hotel, makan tinggal makan,.semua lengkap. Kerjaan  beratnya paling  belajar…mmmmmm….ga ada alasan bagiku untuk meninggalkan liqo malam ini…semakin mantap ku melangkah..!..

`udah pernah kesini..?” kata sang murobi..
`udah bang..`..jawabku..
`ayooo ngapain,..`…aku bingung…
ooooooo..

`ternyata…tempat ini tempat prostitusi`..
loh ko ada musholah..?………

Kutapaki jalan kecil,.mmmm..ini dia musholahnya, kecil, sempit, bukan spt mushola di indonesia pada umum nya, yang semuanya bagus2, mirip seperti warung,..tapi kuyakin pasti didalamnya indah………

Mushola nya terdiri dari 3 lantai, lantai 1 mirip spt dapur karna memang mushola ini sekalian utk tempat tinggal rupanya..
naik ke lantai 2 ada beberapa orang yang sedang mengelilingi se orang yang sudah tua, berjenggot putih panjang, tampak sakit demam katanya.
ku tatap beliau..seperti nya pernah melihat, kupegang kartu nama yang diberikan oleh nya, tertulis namanya beliau yang suka hadir ceritanya dalam milis KK japan (milis NU dijapan)..oh ya..spt nya memang beliau..

Tampak beliau sedang sakit, tetapi begitu peduli dengan kehadiran kami menyapa kami satu persatu,.ramah,.bahkan mengajak besalaman denganku..
kumerasakan kebaikan hatinya kumerasakan adanya islam sesungguhnya dimushola kecil ini, persaudaraan dan ukhuwah yang kuat.

Di lantai 3, disini lah tempat sholatnya ada beberapa orang dan ada yang sedang dinikahkan, satu perempuan jepang dan suaminya bule tapi beragama islam..
kami magrib berjamaah di imami oleh sang murrobi.

Sejak datang ke Jepang Agustus 2008, jarang sekali sholat berjamaah dan entah sudah berapa lama aku tak berjamaah.

Selain jumatan, idul adha, tarawih dan idul fitri…tak pernah ku berjamaah di AOTS (tempat pelatihanku dijepang), sudah berapa ratus butiran pahala yang hilang karna tidak berjamaah………….mmmmm indahnya berjamaah…
selesai sholat liqopun dimulai, dimulai dengan tilawah.
baru selesai tilawah dan mencicipi kurma yg ditawarkan, tiba-tiba seseoarang berteriak dari bawah, menawarkan makan.

Masakan di Jepang belum terbiasa di bibirku, tapi orang itu dengan ikhlas masak untuk kami, kenapa utk kami orang yg baru dikenal padahal itukan lumayan utk makan dia beberapa hari kedepan ditengah mahalnya harga barang dijepang……………mmmmm indah…..kami pun makan  bersama,.ditambah bekel dari sang murobi…

Setelah makan..sholat isyapun berjamaah,..indah………
ada orang berkulit hitam,  pakaiannya juga ga muslim banget, Orang afrika pikirku atau arab afrika, aku sholat tepat dibelakangnya….setelah selesai sholat diambilnya alquran ..dibacanya….ooh indah…jarang sekali kutemukan diindonesia.
memang memandang orang itu ga boleh dari kulitnya..dan jelek kata orang belum tentu jelek dipandangan Alloh…..astagfirulloh..
Liqopun dimulai kembali,..mmmm siap2 kudengarkan tausiah, tiba-tiba Mc nya minta aku yang kultun , dengan alakadarnya aku pun memberikan kultum yang sederhana..`tentang sabar dan perjuangan`……..

Setelah itu…nasihat-nasihat  sang murobipun kusimak dan kucatat..mmmmmm…
aku diingatkan kembali tentang Taqwa..tentang muahaddah,.murokobah,.muhassabah,.muaqobah,.dan mujahaddah…………nasehat yang pernah kudengar sekitar 6 tahun lalu,.tapi tidak pernah dilakukan dengan baik olehku…alhmadulillah…….banyak penyegaran,.banyak pandangan,.penerangan dan keindahan dari tausiahnya………indahnya………subhanalloh……

Jam 8.10 liqo pun ditutup…kami pulang terpisah karna ada keperluan masing2…berpelukan…dan saling mendoakan dalam perpisahan sementara itu..

Kutapaki jalan menuju AOTS  sendiri..kuganti dengan alunan nasyid Opick..ooh indahnya…jalan sendiri ditengah hembusan angin yang terasa lebih dingin,.jalan sepi..sendiri,.tapi kumerasakan keindahan………….
keindahan oase keimanan yang bernama liqo………
tak ada rasa kecewa sedikitpun aku melangkahkan kakiku sore dan malam ini….

Jalan sendiri, kepala sakit, esoknya hari senin, tugas banyak, tenggorokan nyeri, rayuan selimut dan bantal…semua terbayar tuntas dengan indahnya perjalananku hari ini..

Yang kurasakan justru…
Indahnya perjuangan dan indahnya oase keimananan yang bernama Liqo…

Ya Alloh,.Engkau yang membolak balikan hati…tetapkanlah hatiku dalam agama-Mu..
luruskan niatku,.agar semua yang kulakukan karna Alloh dan Ridho-Mu..
amin…

…………………………………………………………………………………………………………….

dari balik jendela,
barusan denger suara tiupan angin..
serem juga suaranya..
pasti dingin betul hembusannya..

di luar sana,
ada seorang pejuang sedang melawan sepi seorang diri..
tanpa teman seperjuangan yg menemani..

tapi hatinya pasti bergembira..
tak ada sedikitpun kekecewaan singgah di hatinya
karena yang paling pantas kecewa mereka..
yang tak merasakan indahnya perjuangan ini..
yang tak merasakan hembusan lembut angin senja pengantar gemintang…
yang tak mendapatkan naungan sayap malaikat dari pergi sampai pulangnya
yang tak mendapatkan keridhoan dan doa dari seluruh penghuni langit dan bumi
yang tak merasakan doa cinta seseorang dari balik jendela…
keep istiqomah fisabilillah…

……………………………………………………………………………………………………………..
Tokyo, 21 desember 2008…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s