Harapan Hidup Orang Indonesia.

Usia Harapan Hidup Masyarakat Indonesia 2010-2015 Membaik PDF Print E-mail
   
 
Kualitas kesehatan Indonesia pada periode 2010-2015 membaik dilihat dari usia harapan hidup yang semakin meningkat. Menurut estimasi Badan Pusat Statisisk (BPS), usia harapan hidup periode 2010-2015 naik menjadi 71,5 tahun dari 69,8 tahun pada periode 2000-2005.

Angka kematian ibu pada 2002 yang 307 per 100 ribu kelahiran hidup menjadi 228 per 100 ribu kelahiran hidup pada 2007. Sedangkan angka gizi buruk pada 2004 sebesar 7,2% menurun hingga 5,4% pada 2007,・ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari dalam pidato Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-44 di Jakarta.

Menurut Menkes, kemauan dan kemampuan hidup sehat haruslah dimiliki semua rakyat. Rakyat sehat sebagai kekuatan negara merupakan bagian dari ketahanan nasional, sebagai wujud kegigihan dan ketangguhan suatu bangsa yang antara lain penduduknya memiliki derajat kesehatan tinggi, baik secara fisik, mental dan sosial serta memiliki produktivitas yang tinggi. Menkes menjelaskan, tujuan peringatan HKN adalah untuk meningkatkan kemandirian masyarakat untuk hidup bersih dan sehat menuju kualitas bangsa yang bermartabat.

Acara peringatan HKN 2009 tersebut dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden dalam sambutannya menyatakan pemerintah bertekad untuk terus meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan memenuhi kewajiban pemerintah untuk menyediakan fasilitas kesehatan yang terjangkau.

Upaya tersebut dilakukan dengan memperluas jaminan kesehatan masyarakat hingga mencakup semua lapisan masyarakat yang membutuhkan. Ada tiga program yang terus dijalankan pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,・kata Presiden.

Salah satu program itu, kata Presiden, adalah tekad pemerintah untuk melanjutkan jaminan kesehatan masyarakat sehingga makin luas, efektif, dan mencapai sasaran yang tepat.

Pemerintah, lanjut Presiden, berkeinginan secara sungguh-sungguh untuk mensukseskan program-program kesehatan yang pro rakyat seperti menyediakan sarana dan prasarana kesehatan sampai ke pelosok negeri serta menjamin ketersediaan obat-obatan yang terjangkau.

“Kita juga terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga medis agar rakyat mendapatkan pelayanan yang baik. Tentu saja masih ada sejumlah agenda, program aksi, yang dilakukan Depkes bersama dengan pemerintah daerah. Mari bersama-sama sukseskan semua program itu,” tuturnya.

Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara merata, Presiden Yudhyono meminta Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari untuk terus mengembangkan desa sehat dan desa siaga dengan meningkatkan partisipasi serta kontribusi seluruh masyarakat.

Setelah sarana dan prasarana kesehatan mencapai daerah pelosok dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan, Presiden berharap, di kawasan perkotaan dapat dibangun rumah sakit modern dengan kualitas kelas dunia agar masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.

Sumber : Depkes RI Fortal Info kesehatan balikpapan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s